Jejak Terkini

Menapaki Eksotisnya Curug Tete Batu di Hutan Kumbi

EKSOTIS: Inilah pemandangan yang tersaji di Air Terjun Tete Batu di Hutan Kumbi.
GERUNG--Anda butuh kesegaran karena bosan menikmati pemandangan pantai? Tenang! Masih ada obyek wisata air terjun yang bisa menjawab keinginan Anda.

Salah satu air terjun yang bisa dijadikan tujuan adalah Tete Batu. Sebuah air terjun yang berada di kedalaman Hutan Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada Lombok Barat.

Air terjun ini berada di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa. Sebuah hutan lindung dan konservasi dengan luas tidak kurang dari 3.155 hektar.

Menuju lokasi air terjun sangat mudah. Pengunjung bisa melewati pintu masuk  Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa yang berjarak 6 kilometer dari pintu masuk.

Berkunjung ke Curug atau air terjun ini banyak bonusnya. Selain bisa ke air terjun Tete Batu, masih banyak pula air terjun lain di sekitarnya. Belum lagi beberapa gua yang bisa dijadikan sebagai persinggahan.

Salah satu pegawai Tahura, Ika Puspita Dewi menyebutkan, Tahura Nuraksa memiliki potensi wisata alam yang menarik untuk dinikmati sebagai ajang rekreasi. Diantaranya, Air Terjun Segenter yang memiliki ketinggian 25 meter.
Obyek yang satu ini bahkan ditetapkan sebagai salah satu Geosite Geopark Rinjani. Selain Segenter, ada pula Gua Pengkoak yang dialiri air. gua yang satu ini oleh warga setempat sering disebut sebagai Gua Air.

"Khusus Gua Pengkoak rutin dikunjungi oleh Umat Hindu di Lombok sebagai lokasi ziarah," ucapnya, belum lama ini.

Kembali ke Curug Tete Batu. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, Medan yang dilalui cukup menarik dan menantang. Treknya selain cocok ditapaki, bagus pula untuk olahraga sepeda dan motor trail.

Belum lagi di sekeliling hutan ini tersedia berbagai jenis vegetasi dan satwa liar. Beberapa diantaranya seperti rusa, kelinci, dan berbagai jenis burung.

Sejak resmi dibuka pada awal bulan April 2018, Tahura Nuraksa sebagai salah satu destinasi wisata alternatif baru untuk dikunjungi di Pulau Lombok. Di kawasan Tahura Nuraksa ada penangkaran keanekaragaman hayati (biodiversitas) baik flora dan fauna yang cukup tinggi.

Beberapa jenis fauna yang terdapat dan masih dapat dijumpai di Tahura Nuraksa, antara lain rusa, kera, lutung, babi hutan. Ada juga jenis reptil seperti ular hijau ekor merah, ular sanca dan biawak.

Kekayaan fauna hutan ini ditambah lagi dengan hadirnya landak, musang, kucing hutan, ayam hutan. Bahkan endemi khas Lombok yakni burung koak-kaok masih bisa dijumpai di hutan ini.

"Ada juga burung punglor, burung kecial dan celepuk rinjani," ujarnya.

Adapun jenis flora yang dimiliki Tahura Nuraksa, yaitu mahoni, kesambi, klokos, sonokleing. Ada juga beringin, raja mas, buak oda, garu, sengon, kemiri, durian, nangka, anggrek hutan, paku gunung dan pakis hutan.

Setelah lelah berpeluh menapaki perjalanan, di lokasi Air Terjun Tete Batu, pengunjung akan dihamparkan pemandangan menakjubkan. Air terjun setinggi kurang lebih 15 meter ini sudah siap memberi kesegaran tak berkesudahan bagi para pengunjung.
Debit air yang jatuh dari atas aAir Terjun Tete Batu ini tidak terlalu ekstrem. Setidaknya aliran airnya cukup aman bagi para pengunjung.

"Bagus juga sebagai tempat berswafoto," ucap traveller millenial, Febrian.

Traveller asal Cakranegara Kota Mataram ini mengatakan, jika hendak ke lokasi, sebaiknya jangan lupa persiapkan kendaraan yang sehat. Terlebih medan jalan yang dilalui berkelok-kelok serta naik turun. (jl)

Posting Komentar

1 Komentar