728x90

ad

Petugas Pilkada Kota Mataram Segera Diaktifkan

SELEKSI: Beginilah suasana proses seleksi PPK yang dilakukan KPU Kota Mataram beberapa waktu lalu.
MATARAM--Pasca adanya kepastian pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember mendatang, lembaga pelaksana pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali mengaktifkan personilnya. Diaktifkannya para petugas mereka setelah sebelumny dinonaktifkan akibat pandemi virus corona.

Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri mengatakan, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) akan segera diaktifkan. Para pengawas lingkup kecamatan dan kelurahan ini sebelumnya dinonaktifkan sejak merebaknya wabah virus corona.

"Untuk Panwascam yang kita lantik bulan Desember, kita nonaktifkan akhir April. Sedangkan PPL yang dilantik Maret dinonaktifkan April juga," ucapnya, Sabtu (13/6).

Dinonaktifkannya para petugas pengawas ini lantaran instruksi langsung dari Bawaslu RI. Mereka dinonaktifkan karena penundaan pelaksanaan Pilkada serentak akibat pandemi.

Hasan memastikan, para petugas ini segera aktif kembali. Hanya saja soal kepastian waktunya masih menunggu surat edaran dari instansi induknya di Jakarta.

Ia memprediksi, para petugas di bawahnya ini kemungkinan akan dipanggil pekan mendatang. Namun itu tergantung dari edaran yang akan dikeluarkan Bawaslu.

Hasan juga menyinggung soal kemungkinan adanya pergantian personil di bawah. Para petugas di level kecamatan dan kelurahan ini baru bisa diganti jika mereka tersangkut kasus atau mengundurkan diri.

"Kalau ada yang tersangkut narkoba misalnya, akan kita ganti. Tapi sejauh ini masih semuanya baik-baik saja dan tidak ada yang berkasus," ucapnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Mataram Husni Abidin menyampaikan hal serupa. Ia malah lebih spesifik menyebut akan mengaktifkan kembali para petugas yang telah dilantik.

"Untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), besok Senin, 15 Juni ini sudah aktif lagi," ungkapnya.

Para PPK yang sebelumnya dilantik pada Februari ini sudah off sejak pandemi virus corona berlangsung. PPK di Kota Mataram sendiri berjumlah 30 orang.

Diaktifkannya para PPK ini menyusul terbitnya PKPU No. 5/2020. Amanat regulasi ini menginstruksikan terhitung sejak 5 Juni sudah dimulai tahapan Pilkada.

Selain itu, agenda dekat yang dilaksanakan KPU Kota Mataram adalah melantik 150 Penitia Pemungut Suara (PPS). Sementara Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPSk kemungkinan diagendakan November mendatang.

Diketahui, jumlah TPS di Kota Mataram mencapai 725. Sementara jumlah pemilih yang akan terlibat menyumbangkan suara mencapai 327 ribu jiwa lebih. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar