Iklan

terkini

Dikes Lotim Waspadai Penyebaran Virus Campak

Jejak Lombok
Friday, March 13, 2026, Friday, March 13, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T16:52:54Z



jejaklombok.com -- Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi menghimbau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) waspada terhadap penyebaran virus campak.

‎Hal itu diungkapkan kepada awak media di kantor Dikes Lotim pada jum'at (13/3).

‎Meski belum ditemukan kasus serangan virus tersebut, pihaknya bakal melakukan pertemuan dengan Puskesmas untuk membahas penanganan dan pencegahan virus campak.

‎"Meski belum ditemukan kasus, kita harus tetap waspada," tegasnya.

‎Untuk memaksimalkan langkah pencegahan tersebut, Dinas Kesehatan terus menggalakkan imunisasi dasar sebagai langkah preventif.

‎Dia membeberkan, target imunisasi bayi sebanyak 20.065 pada tahun 2025 dengantarget surviving infant 25.387, Baduta 25.306 dan ibu hamil 28.000.

‎Selain itu, dipastikan ketersediaan vaksin di setiap Fasilitas Kesehatan (Faskes) tercukupi. Bersamaan dengan itu, pihaknya terus memberikanedukasi kepada para orang tua agar anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap.

‎Senada, Kepala Bidang Pencegahan,  Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) pada Dinas Kesehatan Lotim, Syahid Romdlan menyampaikan belum adanya masyarakat yang terjangkit virus campak.

‎Meski begitu, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan diseluruh wilayah lingkup Lotim.

‎selanjutnya, Romdlan menjelaskan gejala yang paling sering muncul pada kasus campak yaitu ruam atau bercak merah pada kulit, demam, batuk, flu hingga penutunan nafsu makan.

‎"Meskipun dapat menyerang semua usia, penyakit campak umumnya dapat menyerang anak-anak, terutama yang tidak mendapatkan imunisasi pada usia 9 bulan," pungkasnya.(jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dikes Lotim Waspadai Penyebaran Virus Campak

Terkini

Iklan