Jejak Terkini

Sound of Festivity, Geliat Bangkitnya Industri Pariwisata Senggigi

BERGAIRAH: Kawasan tepi pantai Hotel sheraton Senggigi terasa bergairah dengan alunan musik jazz dan blues. 

GERUNG
-- Menikmati akhir pekan di kawasan wisata Senggigi belakangan ini nampak berbeda dari sebelumnya. Geliat keramaian di kawasan ini mulai nampak.

Sabtu (6/1) kemarin, di tepi pantai Hotel Sheraton, Senggigi Kecamatan Batulayar Lombok Barat, alunan musik jazz dan blues menghangatkan suasana.

Tempat ini dijadikan lokasi oleh Dinas Pariwisata Lombok Barat (Dispar Lobar) menggelar festival musik. Pagelaran ini bertajuk Music of Senggigi – Sound of Festivity “Jazz and Blues Night”.

Malam akhir pekan itu dihangatkan oleh sejumlah musisi NTB. Sebut saja seperti Suradipa & Friends, Ary Juliant, Pipiet & The Maiqkanes, dan Lombok Blues Community.

Di lokasi, para penampil disaksikan sejumlah pejabat ternama di Lombok Barat. Ada Bupati Lombok Barat H. Fauzan Kalid, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Saepul Ahkam dan.

Ada jug Komandan Distrik Militer (Dandim) 1606 Kolonel Arm Gunawan, Ketua Kejaksaan Negeri Kota Mataram Yusuf SH dan Kapolres Lombok Barat AKPB Bagus S. Wibowo.

General Manager Sheraton Beach Resort Tesar Mirza mengapresiasi kegiatan tersebut. Terselenggaranya kegiatan ini dipahami sebagai upaya membangkitkan kembali industri pariwisata di Senggigi yang telah terpuruk.

Event seperti ini dianggap perlu untuk terus menciptakan daya tarik wisatawan sebagai bagian dari promosi. Terlebih, masa pandemi berangsur-angsur mulai pulih.

“Mewakili dari seluruh pelaku usaha, kami tentu sangat mengapresiasi usaha Dinas Pariwisata Lombok Barat dalam menggelar Music Jazz and Blues Night ini," ucapnya. 

Event seperti ini, lanjutnya, memiliki tujuan mulia. Yakni dapat membantu sektor pariwisata, khususnya di daerah Senggigi ini untuk tetap bangkit di tengah pandemi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Saepul Ahkam dalam sambutannya menanamkan sikap kebanggaan terhadap pesona Senggigi dan kegiatan yang telah terselenggara sebelumnya. 

Tidak lupa pula, ia menekankan harapannya akan peran setiap elemen terus bergotong royong dalam membangun Senggigi ini. Ininkarena tugas itu harus dipikul bersama.

“Kegemuruhan Senggigi di Lombok Barat dan kehadiran event yang telah kita selenggarakan sebelumnya merupakan kebanggaan yang patut disadari, momentum ini menjadi pas untuk terus semangat bertarung melawan pandemi," ucapnya. 

Untuk itu, ia sangat berharap kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata seperti ini dapat diperluas lagi bersama dengan masyarakat.

Menindaklanjuti konsep kolaborasi di level yang lebih luas tersebut, Akhkam memberikan bocoran terkait rencana tersebut. Pihaknya bakal melibatkan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan.

Komitmen ini disampaikan sangat penting untuk menepis isu negatif terkait penyelenggaran kegiatan eklusif yang dibuat oleh Dispar Lobar.

“Insyaallah setelah festival air di Sekotong, kami akan menghadirkan kembali sebuah event kolaboratif bersama masyarakat dengan tajuk “Welcome to Senggigi” pada tanggal 18 - 21 November,” tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar