Iklan

terkini

Akuisisi Garuda Muda, LFC Jadi Nafas Baru Sepakbola di NTB

Jejak Lombok
Monday, September 6, 2021, Monday, September 06, 2021 WIB Last Updated 2021-09-06T06:54:10Z


MATARAM
-- Klub Garuda Muda diam-diam rupanya sudah diakuisisi. Klub sepak bola amatir yang bermarkas di Narmada Lombok Barat ini kini berubah nama menjadi Lombok Football Club ( LFC).

Akuisisi klub sepak bola ini tidak lepas dari perhatian dan niat anggota DPR RI dari Dapil P Lombok, H. Bambang Kristiono (HBK). Sosok ini mendambakan adanya klub sepak bola profesional asal NTB yang bisa bersaing di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Proses akuisisi Garuda Muda sendiri melalui Yayasan HBK Peduli.

LFC sebelumnya merupakan akademi dan klub sepak bola Garuda Muda pimpinan mantan Kapten Tim Sepakbola NTB, Anang Zulkarnaen. 

Enam tahun terakhir, klub sepakbola ini sangat aktif melakukan pembinaan dan malang melintang mengikuti kompetisi-kompetisi lokal. Talenta-talenta muda pesepakbola Pulau Lombok yang ada di klub ini telah membetot minat dan menarik perhatian HBK pada persepakbolaan di Pulau Seribu Masjid.

“Kami bermusyawarah dan sepakat dengan pemilik klub, harus ada klub perwakilan dari NTB yang mampu berkiprah di tingkat nasional. Kami memiliki semangat yang sama untuk mendorong peningkatan prestasi klub ke jenjang yang lebih tinggi dengan menjalankan manajemen pengelolaan yang lebih professional,” kata HBK, Senin (6/9).

Melalui Yayasan HBK PEDULI, HBK kemudian secara resmi mengambil-alih pengelolaan akademi dan klub sepak bola Garuda Muda. Dengan manajemen pengelolaan yang lebih profesional, klub ini bertransformasi menjadi klub sepakbola Lombok Football Club (LFC).

“Harapan kami, LFC akan mampu menjadi klub sepak bola kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat NTB,” kata HBK.

Ditunjuk sebagai Direktur Utama dan sekaligus Manager Tim LFC adalah Nouvar Furqoni Farinduan. Kemudian Anang Zulkarnaen selaku Direktur Tehnik Klub, dan Rannya Agustyra Kristiono menjadi Manager Hubungan Masyarakat (Humas) merangkap Juru Bicara (Jubir) Klub.

Ditunjuknya Rannya Agustyra Kristiono, mahasiswi Brunei University, London, Inggris, dalam susunan kepengurusan klub dimaksudkan untuk menarik minat kaum millenial agar lebih mencintai dan menggandrungi olahraga sepakbola, yang merupakan olahraga paling populer di dunia.

"Kalau kaum millenial Pulau Lombok bisa mencintai dan menggandrungi olahraga, Insya Allah mereka semua akan terhindar dari jerat kejahatan Narkoba", ujarnya.

Rannya sendiri, semenjak pandemi Covid-19 mengalami peningkatan. Sosok ini telah menempuh pendidikan secara daring dari Indonesia, dan ingin memanfaatkan waktu luangnya untuk ikut memajukan olahraga sepakbola di Pulau Lombok. 

Selama tiga bulan terakhir, manajemen klub sepakbola LFC telah menggulirkan kompetisi internal untuk menyeleksi dan merekrut pemain-pemain di Tim U-15, Tim U-17 dan Tim U-21 atau Tim Utama. 

Perekrutan para pemain dan pelatih untuk masing-masing Tim sesuai kriteria umur telah selesai dilaksanakan pada pertengahan Agustus yang lalu, dan pada hari Rabu, tanggal 25 Agustus 2021, secara resmi manajemen klub sepakbola LFC mendaftarkan diri ke Asprov PSSI NTB untuk ikut berkompetisi di Liga 3. Pendaftaran dilakukan langsung oleh Direktur Utama merangkap Manager Tim LFC, yaitu Nouvar Furqoni Farinduan.

HBK sebagai Chairman klub mengetuk hati, mengajak para tokoh dan pengusaha NTB bersedia melibatkan diri dalam membina klub-klub sepakbola yang ada di Bumi Gora. HBK yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI yakin sepenuhnya, manakala para tokoh dan pengusaha Bumi Gora mau berpartisipasi dalam membina klub-klub sepakbola NTB, maka perhelatan kompetisi Liga-3 di daerah ini akan berjalan dengan lebih bergairah, lebih ketat, dan sudah pasti lebih menarik.

“Minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola pun akan semakin meningkat, dan sepak bola akan menjadi tontonan atau hiburan alternatif bagi masyarakat NTB. Saya sangat mengapresiasi semangat, tekad, dan dorongan Askab PSSI Kab. Lobar, Dr. Arbain yang sekarang ini juga adalah Sekretaris Asprov PSSI Prov. NTB atas visi, komitmen, dan konsistensinya dalam memajukan persepakbolaan NTB," kata politisi Partai Gerindra ini.

Manager Tim LFC Nouvar Furqoni Farinduan mengatakan, dengan motto “Siap, Setia, dan Berani,” klub sepakbola LFC menargetkan menjadi juara di kompetisi Liga 3 NTB tahun ini.

"Dengan kualitas, teknik, dan semangat pemain, yang selalu ditunjukan pada setiap sesi latihan, saya optimis LFC bisa menjadi juara kompetisi Liga 3 NTB tahun ini," kata tokoh muda Lombok Barat yang juga anggota DPRD NTB ini.

Sementara Rannya Agustyra Kristiono mengungkapkan betapa dirinya senang sekali mendapat kepercayaan ayahnya menjadi Humas sekaligus jubir klub. Sepakbola baginya adalah olahraga yang sudah sangat familiar, Ia bahkan selalu mendampingi ayahnya menonton pertandingan-pertandingan Chelsea di stadion Stamford Bridge manakala HBK sedang datang ke London menjenguk sang buah hati. 

“Mohon doanya saja, semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” pinta Rannya. (jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Akuisisi Garuda Muda, LFC Jadi Nafas Baru Sepakbola di NTB

Terkini

Iklan