728x90

ad

Petinju NTB Juara Umum Seleknas SEA Games Hanoi

BANGGA: Prestasi membanggakan disumbang para petinju NTB dan keluar sebagai juara umum di Seleknas SEA Games Hanoi 2021.

MATARAM
-- Ajang bergengsi Seleknas (seleksi nasional) tinju SEA Games Hanoi 2021 jadi ajang pembuktian para petinju NTB. Di ajang tersebut, NTB keluar sebagai juara umum.

Seleknas yang diselenggarakan pengurus pusat Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) ini berlangsung di Markas Besar TNI AU Cilangkap. Setidaknya selama 4 hari mulai tanggal 25-28 Maret, para petinju NTB berjibaku berjuang membuktikan kemampuannya.

Pertina NTB sendiri mengirim empat atlet di ajang itu. Dari empat yang dikirim, tiga dari mereka mendulang medali emas.

Tiga petinju peraih medali emas yang dimaksud yaitu Endang yang bermain di kelas 51 Kg, Huswatun Hasanah kelas 60 Kg dan Putra Samada pada kelas 69 Kg.

Endang dalam hal ini bermain sebanyak 3 kali pertandingan. Pada pertandingan final melawan Betrik Sugoro dari Kalimantan Selatan. 

Huswatun Hasanah bermain 2 kali dan pada final melawan petinju dari Papua Adelia Estifena. Sementara Putra Samanda bermain 2 kali dan pada pertandingan final melawan Saroha dari Sumatera Utara. 

Berbeda dengan Jubaitul yang bermain pada kelas 57 kg. Petinju NTB yang satu ini mengalami kekalahan dari petinju asal DKI Jakarta.

“Ini sangat membanggakan dan patut diapresiasi. Mereka mampu membawa nama NTB dalam ajang nasional dan bahkan internasional kedepannya di Hanoi,” ujar Ketua Pertina NTB, Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Senin (29/3).

Jenderal bintang satu itu juga berharap agar para pelatih dan pendukungnya segera mempersiapkan ketiga petinju tersebut. Ini penting untuk terus diberikan pembinaan dan latihan ekstra.

Bagi Rizal, dengan cara itu diharap ketiganya yang berangkat mewakili Indonesia dalam ajang SEA Game di Hanoi membuahkan hasil membanggakan.

"Bangsa Indonesia dibuat bangga, khususnya masyarakat NTB," ucapnya.

Demi memantapkan persiapan menuju Hanoi Vietnam, ketiga petinju itu diminta terus menyiapkan fisik dan mental mereka. Di ajang tersebut, lawan yang akan dihadapi diyakini lebih berat.

Alumnus Akmil 1993 itu juga berharap agar petinju Jubaitul tidak berkecil hati. Masih banyak waktu dan kesempatan untuk meraih kesuksesan. 

Untuk itu, Jubaitul harus mempersiapkan diri lebih baik dan lebih matang lagi. Ia yakin di ajang berikutnya, petinju yang satu ini bisa mengharumkan nama keluarga dan daerah. 

Sebelumnya, Huswatun Hasanah pernah menyumbangkan medali perungggu di kelas 60 kilogram pada Asian Games 2018. Ia juga menyumbang medali yang sama di Sea Games pada 2019 lalu di Manila. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar