728x90

ad

Terima Hibah Tanah, BLK Lotim Bakal Tambah Bidang Kejuruan

HIBAH: Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy memberikan hibah tanah untuk BLKI yang diterima Menaker RI, Hj Ida Fauziah.

SELONG
--Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menyerahkan tambahan hibah berupa tanah seluas 3,5 hektar. Tanah ini diberikan kepada Balai Latihan Kerja (BLK) Lotim. 

Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Hj Ida Fauzyah. Hibah diberikan bertepatan dengan acara pembukaan pelatihan berbasis kompetensi kejuruan pariwisata dan peresmian workshop di aula Gedung BLK Lotim, Sabtu (21/2), dua hari lalu.

Pada kesempatan itu, Bipati Sukiman menyampaikan harapannya kepada pihak kementerian. Ia menyebut, dampak pandemi telah memulangkan 1.200 orang TKI yang saat ini ditampung di Rusunawa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya. 

Kepulangan TKI tersebut, lanjutnya, akan menambah jumlah pengangguran lantaran tidak membawa skill atau keahlian pulang kampung. Karena itu, ia berharap agar BLK Lotim bersedia memberikan pelatihan terhadap masyarakat Lotim terutama eks TKI. 

"Buk Mentri, sekitar 1.200 orang TKI yang dipulangkan dari Malaysia, saat ini kami tampung di rusunawa. Mereka pulang dengan kondisi tidak memiliki pekerjaan. Karena itu, kami berharap Ibu Menteri dapat memberikan pelatihan-pelatihan melalui BLK Lotim," ucapnya.

Terhadap hibah tanah tersebut, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Lotim, Sabar mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan pengembangan kejuruan. Ia menyebut, sebanyak empat kejuruan akan ditambah di lahan 3,5 hektar pemberian Pemkab Lotim. Penambahan itu, lanjutnya, diperkirakan bakal siap pada 2022 mendatang lantaran banyak hal yang harus dipersiapkan sebelumnya.

"Terkait degan hibah lahan oleh Pemda Lotim kami akan gunakan untuk pengembangan kejuruan yaitu, Pertanian, Peternakan, Agro Bisnis dan Perikanan," ucapnya, Senin (22/2).

Sementara itu, untuk memaksimalkan fungsi BLK sebagai lembaga pelatihan, Sabar menyebut pihaknya tidak cukup dengan membangun sinergitas dengan LLK di NTB. Namun, sinergitas dengan berbagai kalangan yang memiliki tujuan bersama juga dibutuhkan. 

Ia menyebut tujun membuat masyarakat memiliki keterampilan hingga ia mampu bekerja di perusahaan merupakan target utamanya.

"Bersinergi tidak hanya degan LLK, BLK Lombok Timur harus bersinergi dan bekerjasama degan siapa saja asal tujuanya membuat masyarakat punya keterampilan. Dari keterampilan itu dia bisa usaha mandiri maupun bekerja di perusahaan," tutupnya. (hs)

Posting Komentar

0 Komentar