728x90

ad

Diduga Gangguan Jiwa, Laki-laki Ini Ditemukan Gantung Diri

HEBOH: Warga Dusun Karang Dalem Desa Pringgasela dihebohkan karena seorang laki-laki gantung diri.

SELONG
-- Entah apa yang ada dalam pikiran Muliawan, warga Dusun Karang Dalem, Dusun Gubuk Barat, Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. 

Lelaki 30 tahun itu, memilih mengakhiri hiupnya dengan cara gantung diri di sebuah dapur milik salah seorang warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita, pagi hari kemarin (Kamis (25/2). Sontak kejadian tersebut membuat geger warga desa setempat.

Kapolsek Pringgasela, IPTU Zul Majdi membeberkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, peristiwa bermula pada pukul 05.00 Wita. Sebelum ditemukan gantung diri, warga yakni Kartini bersama suaminya Samsul Hadi, melihat korban mondar mandir di depan rumahnya. 

Bahkan oleh warga tersebut, korban sempat ditawari untuk minum kopi. Namun, yang bersangkutan menolak. 

Selanjutnya, Kartini masuk ke rumahnya untuk nonton TV. Sementara suami (Samsul Hadi) masuk ke dalam kamar untuk istirahat.

"Kemudian sekitar pukul 06.00 Wita saksi ke dapur untuk masak," terangnya.

Setelah menyalakan kompor, ujarnya, Kartini membuka pintu dapur dan menuju tempat heler tepung miliknya. Di sana ia mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung. 

Melihat hal itu, saksi mata pun berteriak meminta tolong. Tak lama berselang, warga pun mulai berdatangan untuk membantu menurunkan korban dengan memotong tali yang menjerat lehernya, dan membawa korban ke rumahnya.

"Tindakan kami langsung melaksanakan cek TKP dan menginterogasi saksi-saksi," bebernya.

Dari informasi yang didapatinya, terang Zul, korban diketahui mengalami gangguan jiwa dan masih dalam perawatan. Bahkan beberapa kali dibawa ke rumah sakit jiwa.

Tidak hanya itu, lanjutnya, korban beberapa kali pernah melakukan percobaan bunuh diri. Namun, aksinya tersebut bisa digagalkan oleh keluarga.

Lantaran kejadian itu, sebutnya, keluarga korban menerima sebagai suatu musibah dan tidak akan melaksanakan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan.

"Korban akan di makamkan langsung oleh keluarga hari ini di pemakaman umum Desa Pringgasela," tandasnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar