Iklan

terkini

Bantu Korban Gempa, Satgas Zeni TNI Akhirnya Dilepas

Jejak Lombok
Sabtu, 09 Januari 2021, Sabtu, Januari 09, 2021 WIB Last Updated 2021-01-09T09:46:02Z

DILEPAS: Satgas Zeni TNI akhirnya dilepas setelah berkhidmat membantu para korban gempa.

MATARAM
--Setelah melaksanakan proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di NTB, pasukan Satuan Tugas (Satgas) Zeni TNI dilepas untuk kembali ke satuannya masing-masing. 

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menyampaikan terimakasih atas dedikasi serta pengorbanan Pasukan Zeni TNI yang telah membantu masyarakat, terutama yang terdampak gempa bumi. 

“Mewakili masyarakat NTB, saya ucapkan terimakasih atas dedikasi seluruh pasukan Zeni TNI,” tegas Gubernur saat menghadiri acara pelepasan Satgas Zeni TNI, Jumat (8/1).

Di lapangan, lanjut Gubernur, pasukan Zeni sangat dekat dengan masyarakat. Mereka tidak hanya bertugas membantu proses pembangunan rehap rekon. Namun pasukan Zeni telah mampu menunjukkan bahwa, dengan kebersamaan serta kekompakan, sesuatu yang berat aka terasa ringan. 

“Kami do’akan, seluruh pengabdian prajurit Zeni TNI menjadi ladang ibadah, sekali lagi, kami ucapkan terimakasih,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Staf Ahli BNPB RI, Mayjen TNI(Purn) Komaruddin Simandjuntak dalam amanatnya menyampaikan bahwa, pengabdian satgas Zeni TNI merupakan tugas mulia yang harus diapresiasi.

“Jadikan tugas di Lombok ini sebagai pelajaran untuk menyongsong tugas mulia lainnya. Seorang prajurit tidak boleh patah semangat, prajurit harus tetap menyatu dengan masyarakat,” tegas alumnus akademik militer tersebut. 

Tugas ke depan, sambungnya, meminimalisir penyebaran Covid-19. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh pasukan menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada.

“Sekarang ini, tugas kita memutus penyebaran covid-19, protokol kesehatan harus kita laku akan dimana pun berada,” ujarnya.

Salah seorang masyarakat Kabupaten Lombok Utara, Eka Putri, mengaku haru dengan peresapan pasukan Zeni TNI tersebut. Ia mengaku, selama berada di Lombok, seluruh pasukan sudah dianggap sebagai keluarga. 

“Sangat sedih, rasanya seperti keluarga sendiri, pagi hingga malam membantu kami,” ungkap perempuan berusia 29 tahun tersebut dengan suara terbata-bata. (jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bantu Korban Gempa, Satgas Zeni TNI Akhirnya Dilepas

Terkini

Iklan