Iklan

terkini

Pandemi Belum Berakhir, Momen Nataru Harus Patuhi Protkes

Jejak Lombok
Friday, December 25, 2020, Friday, December 25, 2020 WIB Last Updated 2020-12-25T07:22:46Z

HM Juaini Taofik

SELONG
--Untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 di libur natal dan tahun baru (Nataru), Pemkab Lombok Timur melakukan berbagai hal untuk penegakan protokol kesehatan.

Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik mengatakan, pihaknya menekankan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Covid-19. Ini penting dilaksanakan saat libur Nataru.

"Kita menekankan kewaspadaan di libur natal dan tahun baru ini," ungkapnya, Jumat (25/12).

Untuk itu, ada empat hal yang menjadi fokus Pemkab Lotim dalam pengamanan libur Nataru. Yakni, melaksanakan operasi penyekatan, memberikan imbauan kepada seluruh kecamatan, kepala desa dan mengimbau siswa sekolah melalui Dikbud, serta menghidupkan posko Covid-19.

"Hal ini untuk memaksimalkan potensi yang ada agar selalu mematuhi protokol kesehatan," terangnya.

D beberapa titik menuju destinasi wisata, jelasnya, akan dilakukan operasi penyekatan. Tujuanya memastikan kapasitas ruang memadai untuk menerapkan protkes.

Konsep penyekatan ini katanya, tidak mematikan potensi wisata yang ada. Hanya pembatasan saja, dan destinasi boleh tetap beroperasi.

Selain itu, ini bertujuan memastikan seluruh pelaku wisata dan pengunjung harus menegakkan protokol kesehatan. "Jika ada pengunjung tidak mengunakan masker dan dalam kondisi yang tidak sehat akan disuruh kembali," tegasnya.

Operasi penyekatan dilaksanakan di titik-titik tertentu. Operasi mulai dilaksanakan kemarin tanggal (24/12) di empat lokasi. Yaitu di Suela jalan masuk Sembalun, Labuan Haji, Montong Gading jalan masuk Joben, dan Pringgabaya. 

"Sedangkan untuk wisata yang di desa seperti waterpark, taman dan memonitoring tempat wisata yang tidak dijangkau oleh tim kabupaten akan diserahkan kepada petugas kecamatan," pungkasnya.

Penegakan protkes jelasnya, mengingat angka covid di Lombok Timur masih tinggi. Ini dibuktikan dengan perkembangan terakhir pasien covid-19 terkonfirmasi positif dalam isolasi mencapai 60 orang.

Sekda mengimbau kepada masyarakat supaya tidak lalai mematuhi protokol kesehatan. Mengingat pandemi ini belum berakhir. (zaa)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pandemi Belum Berakhir, Momen Nataru Harus Patuhi Protkes

Terkini

Iklan