Jejak Terkini

Bupati Fauzan Apresiasi Desa Kuripan Sebagai Desa Digital

DILUNCURKAN: Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid saat meluncurkan desa digital di Desa Kuripan.

GERUNG
--Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan khalid mengapresiasi langkah Pemdes Kuripan meluncurkan desa digital. 

Dukungan ini terlebih karena Pemkab Lobar berencana di tahun 2021 mendatang akan menerapkan program smart city. Mengingat di setiap kecamatan akan dipasangkan jaringan internet.

"Dengan jaringan internet itu paling tidak semua desa bisa terhubung. Awal Januari 2021 kita akan melakukan MoU," ungkapnya.

Apa yang dilontarkan Fauzan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada hari ulang tahun Desa Kuripan ke-116. Puncak peringatan HUT desa ini dilaksanakan Minggu, (27/12) di Halaman Kantor Desa Kuripan.

Ia pun berencana menjadikan Desa Kuripan menjadi percontohan agar desa lain bisa mengikutinya. Mengingat digitalisasi di era sekarang sangatlah penting. 

"Karena ini dapat mempermudah keperluan masyarakat yang berimbas kepada kesejahteraan," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuripan, Hasbi menuturkan, dengan desa digital mempermudah segala urusan surat-surat yang dibutuhkan masyarakat. Karena hampir 36 jenis surat kebutuhan kependudukan yang dibutuhkan masyarakat bisa dibuat oleh desa digital. 

Beberapa surat yang ada dalam aplikasi desa digital ini mulai dari surat kelakuan baik, domisili hingga surat keterangan miskin.

“Karena sebagai desa yang tua harus memberikan inovasi baru demi pelayanan warga agar mudah mengurus surat-surat. Apalagi dengan situasi Covid-19, tidak diberikan ruang untuk berdesak-desakan atau antri-antrian,” jelasnya selepas acara.

Pemdes, lanjutnya, sudah menyiapkan sebuah ATM untuk menggunakan sistem desa digital itu. Warga hanya perlu memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password-nya untuk login sistem itu. 

Setelah itu segala macam layanan pengurusan surat tertera di sistem. Warga hanya perlu memilih dan mengisi keperluan surat tersebut. Surat itupun bisa langsung terprint di ATM untuk selanjutnya meminta tanda tangan kepala desa.

Tak hanya itu, bagi masyarakat Kuripan yang berada di luar daerah dan membutuhkan surat atau rekomendasi desa bisa mengakses desa digital itu tanpa harus ke kantor desa. 

“Banyak manfaat desa digital ini, warga tidak perlu memakai orang lain (meminta tolong mengurus). Cukup membawa KTP, proses tidak lama hanya beberapa menit,” ungkapnya.

Sejauh ini baru satu ATM yang disediakan pihaknya untuk desa digital. ATM tersebut diletakan di kantor desa. 

Pihaknya akan mengusahakan menambah kembali ATM itu untuk ditempatkan di setiap dusun. Selain itu, pihaknya masih terus memproses penginputan NIK seluruh warga Desa Kuripan. Karena sistem itu baru bisa diakses jika NIK-nya sudah terinput di sistem itu.

“Kalau datanya sudah ter klik (input) di ATM itu, tidak lama,” imbuhnya.

Ia pun mengklaim desanya menjadi desa pertama yang menerapkan desa digital tesebut. Selain meluncurkan desa digital itu, pihaknya juga meluncurkan pembangunan Kantor Desa Kuripan. (and)

Posting Komentar

0 Komentar