728x90

ad

Program PKW Diharap Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

TINJAU: Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Septiani Widyawati saat meninjau hasil kerajinan di lokasi PKW.

MATARAM
--Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Destinasi Pariwisata Super Prioritas Kuta Mandalika, NTB resmi dibuka Senin, (9/11), oleh Ketua Dharma Wanita Kemendikbud, Franka Nadiem Makarim secara virtual. 

Dalam kegiatan yang terselenggara di Jayakarta Hotel Senggigi itu, Franka mengatakan, program PKW ini digelar untuk melahirkan pegiat usaha baru serta upaya pelestarian budaya dan menekan peran usaha, sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. Selain itu, terpilihnya Mandalika sebagai satu dari lima destinasi wisata super prioritas dinilai perlu mendapat dukungan segala pihak.

Mendukung hal tersebut, Dekranas bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta PT Telkom Indonesia, bersinergi memberikan fasilitasi perintisan usaha lokal, yang berdaya saing serta membuka akses bagi generasi muda  untuk mendapatkan ilmu dan pelatihan.

"Kita ingin semakin banyak wirausahawan-wirausahawan di bidang kerja yang kompetitif produktif cakap teknologi, serta mampu membangun daerahnya dan negaranya," ungkap Franka.

Kepada peserta program PKW, Franka berpesan agar memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang didapatkan dari pelatihan tersebut. Sehingga kedepan para peserta tersebut mampu berkontribusi bagi diri dan bagi negeri. 

"Kami percaya semua anak bisa berdaya, semua anak bisa keluar dari keterbatasannya. Tidak hanya  menyelenggarakan program PKW, tapi kami juga memberikan paket C bagi 5 orang peserta yang lulus dengan baik di setiap destinasi dan mau mengikuti program beasiswa," tutupnya.

Pada kesempatan itu pula, Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menerangkan, program PKW juga sebagai salah upaya peningkatan perekonomian di NTB. Tidak hanya itu, Program PKW dinilai memiliki manfaat yang begitu besar bagi NTB, terlebih dari sisi kerajinan.

“Sebagaimana daerah-daerah di Indonesia yang lain, juga mengalami kelesuan. Dan tentu saja kegiatan pendidikan kecakapan wirausaha ini akan sangat bermanfaat untuk melecut kembali semangat dari anak-anak muda kami di sini, untuk memberikan tambahan wawasan serta mengubah mindset mereka untuk menjadi pengusaha yang baik,” ujarnya.

Dengan program PKW ini pula, Hj Niken berharap agar kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar mengenai hal-hal yang tidak diketahui sebelumnya. Para peserta nantinya diharapkan dapat berkontribusi untuk menggairahkan kembali perekonomian NTB terlebih pada masa pandemi saat ini. 

Terakhir, Hj Niken mengaturkan ucapan terimakasihnya kepada Dekranas dan segala pihak yang telah bersusah payah untuk terlaksananya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. Aidy Furqan meyampaikan  program PKW ini diikuti oleh 200 orang, yang berasal dari 5 sekolah menengah kejuruan dan 2 PKBM di Lombok Tengah dan Lombok Barat. 

“Marilah kita bersama-sama dapat melaksanakan dan mensukseskan program ini dengan baik, demi kita semua dan semoga bisa bermanfaat bagi kemajuan kerajinan Pariwisata NTB dan mempercepat visi menuju NTB Gemilang,” ucapnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar