Jualan Pariwisata Lewat Medsos, Dispar Lobar Gelar Smartphonegrapgy

BIMTEK: Para pelaku usaha pariwisata diajarkan teknik memotret berbasis smartphone di Desa Midang.

GERUNG
-- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI) menggelar bimbingan teknik (bimtek) smartphonegraphy atau fotografi berbasis smartphone. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Direktorat Pembinaan SDM Ekraf.

Di wilayah Lombok Barat sendiri, kegiatan ini diselenggarakan di Desa Midang Kecamatan Gunungsari, Rabu (25/11). Kegiatan ini menjadi wilayah ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar, dan di Desa Sesaot Kecamatan Narmada.

Terdapat sekitar 100 peserta dari para pelaku ekonomi kreatif di Desa Midang yang mengikuti kegiatan tersebut. Dimana kegiatan  mampu memberikan pemahaman kepada para pelaku pariwisata lebih meningkatkan produktivitas pelaku dalam hal pemasaran.

Hal tersebut disampaikan Toar Mangaribi, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Pengembangan SDM Ekraf Kemenpar RI. Yang bersangkutan hadir langsung di lokasi.

"Kami juga harapkan dengan adanya bimtek smartphonegraphy ini, para pelaku ekraf lebih paham bagaimana berjualan di medsos," ucapnya.

Urgensi kegiatan ini, jelasnya, terutama terkait tatacara branding dan cara memotret obyek yang akan dijual. Hal-hal sederhana seperti ini disebutnya membutuhkan trik dan teknik tersendiri.

Di tempat yang sama, Dewi Sartika Bukit, fotografer profesional yang menjadi narasumber bimtek ini berharap para peserta mendapatkan pencerahan. Lewat kegiatan ini setidaknya para peserta bisa memotret yang baik dengan keterbatasan yang ada. 

"Untuk foto produk-produk UMKM seperti ini, itu tidak perlu harus mahal tetapi bagaimana kita bisa mengkreatifkan barang-barang di sekitar kita sebagai properti dan bisa memotret sendiri di rumah dan menghasilkan foto-foto yang ekstetik dan layak tampil berdaya saing jual," ucapnya. 

Ia kemudian menyampaikan kegembiraannya atas antusiasme tinggi dari para peserta untuk mengikuti bimtek ini. 

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Desa Midang Edy Anugerah menyampaikan kegembiraannya atas kegiatan yang menyasar desanya tersebut. Ia meyakini jika para peserta nantinya akan sangat terbantu dengan bimtek ini dan mampu diaplikasikan di tempat-tempat usaha mereka.

Kedepan, lewat kegiatan ini setidaknya Desa Midang bisa dibranding menjadi desa wisata ekonomi kreatif. 

"Kami sangat bahagia, karena memang di desa kami pelaku ekonomi kreatif sangat banyak dan teknis pemasarannya masih sangat minim. Bagaimana metode yang mereka lakukan dan dengan adanya bimtek fotografi untuk pemasaran ini, ada ilmu yang mereka dapatkan," ucap Edy. 

Selain bimtek, kegiatan ini juga dirangkai dengan kegiatan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman). Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan bantuan berupa alat kebersihan dari Kemenparekraf RI kepada pemerintah Desa Midang. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar