Jejak Terkini

Ratusan Warga Lotim Daftar Bantuan Usaha UMKM

DAFTAR: Warga masyarakat Lombok Timur mendaftar bantuan usaha di Dinas Koperasi dan UMKM setempat.

SELONG
--Ratusan warga Lombok Timur mendatangi Dinas Koperasi setempat untuk mendaftar bantuan usaha UMKM. Pendaftaran ini sudah dilakukan dari beberapa minggu yang lalu dan sampai saat ini masih dibuka. 

Bantuan usaha UMKM yang diperuntukan untuk masyarakat di masa Pandemi Covid-19 ini rupanya membuat warga berbondong-bondong mendaftar. Nampak warga yang mendaftar membawa berkasnya masing-masing untuk diajukan. 

Kepala Dinas Koperasi Lombok Timur, Hj mengatakan, berbondongmua masyarakat ke instansi yang dipimpinnya tidak lain karena adanya bantuan hibah dari presiden untuk pelaku UMKM. Dalam hibah itu terdapat 12 juta kuota untuk pelaku UMKM seluruh Indonesia.

Sejak awal, jelasnya, Dinas Koperasi sudah berkoordinasi dengan kepala desa, camat dan juga lansung ke masyarakat. 

"Di awal-awal kami mencoba berkoordinasi dengan kepala desa, camat dan kadang berkoordinasi ke masyarakat langsung, tapi kepada pelaku UMKM. Kita minta nomor telpon dan KTP, tapi dikira kita mau membohongi," ungkapnya, Rabu (21/10).

Dari data yang sudah masuk ke Dinas Koperasi dan UMKM Lotim, hampir 20 ribu pelaku UMKM yang sudah mendaftar.  Sejauh ini, hibah tersebut banyak yang sudah cair sehingga masyarakat datang mendaftar ke Diskop dan UMKM. 

"Dan seperti yang sekarang kita lihat banyak masyarakat yang antusias ingin mendaftar bantuan hibah dari Bantuan Presiden Unltra Mikro (BPUM), " jelasnya.

Pendaftaran bantuan usaha untuk pelaku UMKM ini dilakukan sampai mencukupi kuota 12 juta itu terpenuhi. Sementara di Lombok Timur sendiri tidak ditargetkan berapa kuota yang mendaftar. 

"Namun selama 12 juta itu belum terpenuhi, pendaftaran tetap dibuka, selama link yang menginputnya belum tutup," katanya.

Rasmiah meng atakan, masyarakat bisa mendaftar bukan saja dari Dinas Koperasi saja. Namun bisa juga mendaftar dari BRI, BNI, lembaga Permodalan Nasional Madani dan juga dari lembaga koperasi. 

Sejauh ini, bebernya, jumlah pendaftar yang sudah masuk ke kementerian sudah mencapai kuota 50 persen lebih. Jumlah kuota ini mendaftar dari lembaga yang telah ditunjuk.

Namun demikian, ia mengingatkan, tidak semua masyarakat yang mendaftar akan mendapat bantuan. Dinas Koperasi hanya menerima masyarakat mendaftar selama memenuhi persyaratan yang ada. 

"Persyaratan yang harus dibawa yaitu membawa KTP, nomor hp dan Surat Izin Usaha. Dengan satu syarat tetep usahanya produktif,  shingga tadinya kami menolak kalau dia memakai perwakilan," katanya.

Dengan adanya bantuan usaha ini diharapkan semua masyarakat memaklumi. Mengingat Dinas Koperasi hanya menerima pendaftaran dan menginput data yang ada untuk dikiirim ke Kementerian Koperasi dan UKM. 

"Sementara yang mendapatkan itu adalah mereka yang lolos verifikasi dari kementerian dan bank penyalur. Karena yang punya sistem BI cheking hanya bank," tutupnya. (cr-zaa)  

Posting Komentar

0 Komentar