Jejak Terkini

Pasca Pandemi, Pariwisata Lobar Ingin Jadi Terdepan

PELATIHAN: Dinas Pariwisata Lombok Barat, saat menggelar latihan tata kelola pariwisata di Hotel Montana.

GERUNG
--Persiapan demi persiapan terus digenjot Dinas Pariwisata Lombok Barat dalam menghadapi transisi pandemi virus Corona. Pasca badai wabah ini berlalu, pariwisata Lombok Barat ingin jadi yang terdepan dalam di masa datang.

Kepala Dinas Pariwisata Lobar, H Saeful Ahkam mengatakan, untuk mempersiapkan diri pasca pandemi, berbagai langkah telah dipersiapkan. Salah satunya yakni menggenjot serangkaian pelatihan.

Adapun pelatihan-pelatihan yang digelar terutama terkait tata kelola destinasi pariwisata. Dimana pelatihan tersebut berbasis pariwisata desa.

"Seperti kegiatan yang kita laksanakan hari ini. Kita ingin ini menjadi salah satu ikhtiar dan metode bersiap-siap di tahun 2021 pasca pandemi," ujarnya dalam pelatihan tata kelola pariwisata di ruang rapat Hotel Montana, Senggigi Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Sabtu (16/10).

Bukan tidak mungkin, lanjutnya, pasca pandemi akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan. Karena itu, persiapan harus sejak dini diikhtiarkan.

Demi memastikan kegiatan yang dilaksanakan ini bukan sekedar seremoni belaka, ia berharap akan ada forum besar tata pariwisata. Lewat forum tersebut diharapkan akan ada sinergi semua komponen kepariwisataan.

Anggaran pelatihan ini sendiri berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020. Dimana pesertanya melibatkan perwakilan  BUMN/BUMD dan penggerak industri pariwisata dan Pokdarwis yang ada di Lombok Barat.

Sementara itu, Bupati Fauzan Khalid menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Lombok Barat. Apresiasi di eriksn lantaran bandingkan dengan kabupaten di NTB, Dinas Pariwisata Lobar lebih progresif untuk menyiapkan kegiatan semacam ini.

“Pelatihan semacam ini dianggap oleh sebagian orang hanya sebagai formalitas dan meghabis-habiskan angaran sejak kita melakukan pelatihan dimasa pandemi Covid-19, saat ini cara berfikir semacam itu janganlah perdebatkan," ucapnya.

Dalam pelatihan ini bupati mengiginkan ada hasilnya dan bisa dipraktekan di tempat masing-masing nantinya. Mengingat, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk diterapkan, terlebih basisnya destinasi adalah pariwisata desa.

Ia juga sangat berharap semua pihak menjadikan Lombok Barat sebagai lokasi yang menyenangkan bagi para wisatawan. Karena itu, semua komponen peserta yang terlibat dianakewujudkan harapan tersebut.

"Mari kita peduli terhadap kepariwisatan kita, dan sekalian bagian dari orang yang paling terdepan memajukan indistri kepariwisataan di wilayah kita tercinta Lombok Barat ini," tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar