Jejak Terkini

Hujan Lebat Dua Hari Terakhir, Akses Jalan Temas Lestari Terputus.

TERPUTUS: Akibat hujan dua hari twrakhir, akses jalan di Dusun Temas Lestari, Sesaot terputus.

GERUNG
–Akibat hujan deras yang terjadi sejak dua hari terakhir menyebabkan jalan terputus di Dusun Temas Lestari, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Jumat (30/10). Kondisi ini juga memutus jalan utama warga menuju Desa, Kecamatan dan sebaliknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JEJAK LOMBOK, pergerakan tanah di lokasi ini sudah terjadi sejak Rabu (28/10). Namun hujan yang terus turun hingga Kamis (29/10) kemarin memicu pergerakan tanah semakin parah dan memutus akses utama warga. Sebelumnya jalan ini rusak juga akibat aktivitas tambang galian c yang ilegal.

Kades Sesaot Yuni Hariseni melalui sambungan selulernya mengatakan, terkait dengan jalan yang di Dusun Temas Lestari pihak pemerintah desa sudah berupaya bersurat ke Bupati Lombok Barat. Pihaknya juga sudah mengajukan proposal ke OPD terkait baik di tingkat kabupaten maupun Provinsi NTB. 

"Sudah kita masukkan proposalnya, ada tiga bentuk proposal yang diajukan yakni pentalutan, beronjong, rabat betonnya dan masih dalam proses," ucapnya.

Dia menyebut, kalaupun sekarang misalnya menunggu Dana Desa (DD) untuk memperbaiki dan tidak bisa perubahan, karena anggaran habis ke Covid. 

"Jalan warga kita di Dusun Temas Lestari ini harus ada beronjongnya, karena lebih tinggi badan jalan dari kebun masyarakat," akunya.

Dia juga menjelaskan, bahwa jalan yang putus ini diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi sejak dua hari terakhir sehingga arus air yang sangat deras karena tidak memiliki saluran irigasi.

"Kita sudah berupaya bersama masyarakat bergotong-royong memperbaiki, tetapi dengan melihat kerusakan yang parah seperti ini. Dengan curah hujan tinggi akses jalan ini tetap saja terputus," terangnya.

Dia mengaku, dibantu juga oleh teman-teman DPRD kabupaten dan Provinsi NTB bersurat ke Dinas PUTR Lombok Barat untuk menindaklanjuti proposal jalan yang rusak di Dusun Temas Lestari Desa Sesaot.

"Pihak dewan kita dari Provinsi NTB maupun Kabupaten Lobar juga sudah turun mengecek keadaan jalan yang rusak dengan panjang kurang lebih sekitar satu kilo meter ini," jelasnya.

Terhadap putusnya jalan, kata dia, masih bisa dilalui sepeda motor dan untuk truk sementara belum bisa dilalui diakibatkan badan jalan yang masih terputus.

"Proposal kami sudah masuk, bagaimana sekarang dari pihak pemerintah Kabupaten Lombok Barat maupun Provinsi NTB supaya proposal kami segera terealisasi untuk perbaikan jalan yang rusak ini, sehingga akses ekonomi masyarakat tidak terputus," harapnya. (and)

Posting Komentar

0 Komentar