Jejak Terkini

Desa Labuan Jambu Diminta Jadi Percontohan Pengembangan Simpel Desa

TEMU GUBERNUR: Para kepala desa asal Kabupaten Sumbawa mencoba sepeda listrik di sela-sela pertemuan.
MATARAM--Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa mendapat perhatian tersendiri dalam program Sistem Informasi Layanan (Simpel) Desa. Desa ini diminta menjadi percontohan program tersebut.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB saat menerima silaturahmi kepala desa se-Kabupaten Sumbawa, di Pendopo Gubernur NTB, Senin (10/8).

Gubernur mengingatkan, agar Kades di NTB tidak hanya fokus meminta bantuan fisik saja. Menurutnya hal itu akan membuat desa sulit maju dan berkembang.

Ia meminta agar para Kades juga aktif meminta bantuan untuk pengembangan sumber daya aparatur desa dan masyarakat. Melalui bantuan pelatihan untuk peningkatan skill, sehingga aparatur desa dan masyarakat punya kemampuan mengelola potensi sumber daya yang ada di desa setempat.

“Minta bantuan melalui Kadis Desa, untuk pelatihan dan pengembangan skill aparatur desa dan masyarakat, jangan hanya bantuan fisik saja yang diminta,” serunya.

Dijelaskan, Simpel Desa merupakan  sistem informasi pelayanan desa yang berbasis aplikasi. Dimana pengelolaannya akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), yang bergerak dalam penyediaan jaringan internet kepada masyarakat.

Dedik Okdalima, selaku koordinator Simpel Desa di NTB menjelaskan, program yang ditawarkan ini bertujuan menghadirkan jaringan internet cepat di desa-desa, terutama desa-desa yang masih belum tersentuh jaringan internet. Simpel Desa ini akan dikelola sepenuhnya oleh Bumdes di desa setempat.

“Pemdes hanya perlu membayar Rp 130 juta per tahun, dari sini desa bisa memperoleh pendapatan dari hasil pengelolaan jaringan internet. Program ini sudah jalan di berbagai tempat di Indonesia,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik NTB, I Gede Putu Aryadi mengatakan, Pemprov sangat mengapresiasi program Simpel Desa tersebut. Program ini akan menjadi solusi bagi 46 desa di NTB yang masih belum tersentuh jaringan internet.

"Pemerintah menuntaskan pada tahun 2021, desa-desa harus punya jaringan internet, ini sangat nagus kami siap bekerjasama sesuai arahan gubernur,” ujarnya.

Memanfaatkan momentum silaturrahmi tesebut, para kades juga meminta penambahan bantuan untuk masyarakat. Seperti mesin perahu dan alat tangkap, seperti jaring untuk nelayan. Sementara untuk sektor pertanian, Kades meminta bantuan mesin pompa air.

Untuk peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa, Kades meminta untuk penambahan jumlah buku perpustakaan desa. Selain itu, fasilitas komputer dan jaringan internet sebagai pendukung perpustakaan desa sebagai hal utama yang menjadi aspirasi para kades di Sumbawa. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar