Jejak Terkini

Mendagri Optimis NTB Mampu Sukseskan Pilkada

OPTIMIS: Mendagri RI, Tito Karnavian, yakin pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di NTB berjalan sukses.
MATARAM--Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan berlangsung di ratusan daerah di Indonesia. Begitu juga di NTB, Pilkada akan digelar di tujuh kabupaten kota.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Pilkada kali ini akan terasa sangat berbeda dikarenakan pandemi virus corona. Protokol kesehatan COVID yang mewajibkan menjaga jarak dan menghindari kerumunan harus dilakukan dengan baik pada setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal inilah yang diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya ke NTB, Selasa (21/7) di Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, Tito menyebut momentum Pilkada bukan menjadi media penularan. Sebaliknya, justru menjadi gelombang memobilisasi masyarakat menjadi agen perlawanan virus corona.

"Seperti kita ketahui bahwa Pilkada ini 9 Desember akan dimulai, hari puncaknya pemungutan suara," ucap Tito.

Sebelumnya, mantan Kapolri ini mengungkapkan bahwa Pilkada tahun ini semula akan berlangsung pada September 2020. Namun karena pandemi Corona ditunda hingga Desember 2020.

Karena itu, Covid-19 yang melanda seluruh dunia disebutnya harus disikapi dengan baik dan bijak. Berbagai upaya pun dilakukan agar penanganan dapat berjalan cepat dan tepat.

Terkait vaksin yang sudah begitu dinanti-nanti, ia meminta agar semua kalangan bersabar sembari selalu menerapkan protokol kesehatan. Ia memberi pengandaian, meskipun vaksin tersebut sudah ada nantinya, maka di Indonesia sendiri butuh waktu untuk memproduksi vaksin tersebut secara massal.

Begitu pula dengan pendistribusiannya, disebut membutuhkan strategi yang tepat. Dengan begitu semua masyarakat dapat diberikan vaksin tersebut.

Mendagri mengungkapkan bahwa Pilkada yang akan digelar tahun ini tidak pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Terhitung semenjak tahun 1995 belum pernah ada Pilkada yang dilakukan di masa pandemi.

"Maka, inilah Pilkada pertama. Pilkada yang bersejarah yaitu terjadi di tengah pandemi dan belum pernah kita alami sebelumnya," tuturnya.

Tito kemudian menambahkan bahwa dalam menghadapi pandemi corona butuh keseriusan dan kekompakan dari seluruh kementerian dan lembaga pusat. Selain itu, semua daerah diajak bergerak dikarenakan sebagian kewenangan ada pada pemerintah daerah.

Dengan hal ini, masyarakat akan dapat ditangani dengan baik, tentunya dengan bantuan pihak lain seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Momentum Pilkada ini, momentum untuk menggerakkan seluruh daerah, teman-teman kepala daerah untuk serius, mau dan sungguh-sungguh," lanjut Tito.

Terakhir, Tito mengapresiasi daerah-daerah di NTB yang telah menuntaskan dana terkait penyelenggaraan Pilkada. Ia pun meminta daerah yang belum tuntas terkait pendanaan Pilkada agar segera merampungkannya.

Kemendagri kemudian memberikan apresiasinya dengan memberikan hadiah kepada daerah yang telah menuntaskan pendanaan Pilkada. Baik kepada KPU, Bawaslu dan juga keamanan berupa mesin anjungan Dukcapil Mandiri.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada yang sudah seratus persen ini, untuk KPU, Bawaslu maupun pengamanan, yaitu Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Sumbawa," tutupnya.

Sementara itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah yakin bahwa Pilkada serentak yang akan segera berlangsung dapat berjalan lancar dan sukses. Berbagai persiapan pun telah dilakukan demi menyukseskan Pilkada di masa pandemi ini.

"Semuanya sudah siap Insyaallah, anggaran sudah dialokasikan, sudah ditransfer dan mudah-mudahan NTB sudah siap menyelenggarakan Pilkada 2020," ucapnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar