Jejak Terkini

Dihimpit Kesulitan Ekonomi, Pria Asal Narmada Tewas Gantung Diri

GANTUNG DIRI: Pria berinisial SH menyudahi hidupnya dengan car tragis, gantung diri.

GERUNG
-- Diduga dihimpit kesulitan ekonomi, SH mengakhiri hidupnya pada seutas tali gantungan. Peristiwa ini terjadi Selasa (17/8), di Dusun Montong Lauk Desa Selat Kecamatan Narmada Lombok Barat.

Pria berinisial SH yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini ditemukan tewas di dalam kamarnya sekitar pukul 07.00 Wita.

Kanit Reskrim Polsek Narmada Polresta Mataram, Polda NTB Ipda Ahmad Taufik mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan, Wakapolsek Narmada IPTU Gusay bersama Tim Identifikasi Polresta Mataram langsung ke lokasi. Di sana, dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim medis Puskesmas Suranadi.

"Jenazahnya divisum langsung di lokasi," ucapnya.

Saat petugas tiba di lokasi, kondisi jenazah sudah diturunkan oleh keluarga. Dari hasil visum jenazah terdapat luka lebam pada leher.

Kondisi ini menguatkan bahwa korban meninggal akibat gantung diri. Tidak ada ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada kekerasan fisik.

"Ada bekas luka bekas tali pada daerah sekitar leher, Lidahnya digigit, air liurnya keluar terus. Jadi dokter menyimpulkan korban memang meninggal karena gantung diri," ujarnya.

Keterangan pihak keluarga, korban semasa hidupnya mengalami depresi karena faktor ekonomi. Diduga karena permasalahan itulah yang membuat SH mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya.

"Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat berkeluh kesah dengan keluarganya tentang himpitan ekonomi yang dialaminya," ucap dia.

Terhadap kematian SH, Istri dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian yang bersangkutan.

"Pemakaman telah dilaksanakan sore tadi sekitar pukul 16.00 Wita setelah Salat Ashar," kata Taufik. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar