Jejak Terkini

Pilkades Serentak, Kotaraja Setor Balon Kades Terbanyak

Lalu Iswandi Oktavia

SELONG
-- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Lombok Timur bakal digelar 28 Juli mendatang. Gelaran pesta demokrasi tingkat desa itu akan diikuti oleh 29 desa. 

Dari 29 desa tersebut, Desa Kotaraja tercatat sebagai desa dengan jumlah pemilih terbanyak yaitu 10.846 orang. Tak heran jika panitia pemilihan membagi TPS menjadi 31 lokasi. 

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Kotaraja Kecamatan Sikur, Lalu Iswandi Oktavia mengatakan, Desa Kotaraja tidak hanya memiliki pemilih terbanyak. Selain itu, desa ini juga memiliki bakal calon kepala desa terbanyak pula.

Tak tanggung-tanggung Desa Kotaraja memiliki 9 orang bakal calon kepala desa kali ini. Sementara, dalam aturan pilkades terhitung maksimal 5 orang bakal calon kades dan minimal 2 orang.

Akibatnya Desa Kotaraja harus melakukan seleksi tambahan guna menyaring kembali bakal calon kepala desanya.

Selanjutnya, Iswandi Oktavia menyatakan seleksi tersebut nantinya akan digelar oleh Pemkab Lombok Timur langsung. Langkah ini untuk menetralisir kondisi di lapangan.

“Sesuai aturan yang ada, calon Kades yang ikut kontestasi pemilihan maksimal lima orang," jelasnya, Rabu (2/6).

Lantaran itu, di Desa Kotaraja kembali akan melakukan seleksi tambahan untuk melakukan penyaringan hingga didapat 5 orang calon.

Ia juga menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab agar pelaksanaan tes tambahan dilakukan di kabupaten. Tes ini terutama untuk menjaga netralitas dengan menghadirkan bakal calon secara keseluruhan.

“Terkait tes tambahan itu kami sudah berkonsolidasi dengan pihak kabupaten dengan menghadirkan semua bakal calon, panitia dan tim pengawas dari kecamatan," imbuhnya.

Itu dimaksudkan untuk menjaga netralitas. Dengan demikian, tidak ada prasangka-prasangka adanya intervensi dari panitia atau dari pihak pengawas.

Dia menjelaskan, saat ini panitia terus melakukan pemutakhiran data dengan menggunakan alat kontrol yang akan diberikan kepada semua pemilih yang tercantum dalam DPS Kotaraja.

Bagi masyarakat yang belum tercantum namanya di DPS tersebut, bisa melaporkan diri kepada panitia pemilihan atau ke Kawil masing-masing.

"Insyaallah pada hari Senin yang akan datang kita akan menetapkan DPT (Daftar Pemilih Tetap)," ucapnya.

Menurut mantan anggota DPRD Lombok Timur itu, dari belasan ribu jumlah pemilih dalam Pilkades Kotaraja akan  memberikan suaranya pada 31 TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Melihat jumlah pemilih pada Pilkades Kotaraja yang mencapai belasan ribu orang, kami minta kepada kabupaten memberikan kami 35 TPS, karena kalau kita mengacu pada TPS saat Pemilu 2019 jumlah TPS pada Waktu itu 40 TPS. Tetapi yang disetujui oleh panita kabupaten 31 TPS untuk Pilkades ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan kepada semua panitia dan masyarakat pemilih tetap menaati protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkades Desa Kotaraja. 

Hal itu, terangnya, bakal menjadi atensi khusus mencegah terjadinya kerumunan saat pilkades. Selain itu, sebagai bahan tambahan panitia menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer dan masker di lokasi. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar