Jejak Terkini

Buntaran Nakhodai PAN Loteng, Target Semua Dapil Terisi

SERAH TERIMA: Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan menyerahkan SK kepengurusan DPD PAN Loteng ke Buntaran di Jakarta, pekan lalu.


PRAYA
— Pengurus pusat Parta Amanat Nasional (PAN) akhirnya menunjuk Buntaran sebagai Ketua DPD PAN Lombok Tengah (Loteng) menggantikan Marsekan Fatawi. 

Penunjukan tersebut sesuai SK DPP PAN Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/251/IV/2021 yang terbit 20 April 2021. SK ditandatangani dan diserahkan langsung Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan dan Sekjen DPP, Edy Soeparno di Jakarta, pekan lalu.

Mengacu pada kutipan SK tersebut, Marsekan Fatawi yang sebelumnya menjabat ketua digeser sebagai Sekretaris mendampingi Buntaran. Sedangkan Yasir Amrillah menjabat bendahara. Pada kepengurusan sebelumnya, legislator asal PAN ini menjabat Sekretaris DPD Loteng.

“Menjadi ketua partai bukan untuk gagah-gagahan. Ini amanah yang sangat berat karena harus membesarkan partai sesuai perintah DPP,” terang Buntaran saat dikonfirmasi wartawan di rumahnya, Senin malam (26/4).

Pasca menerima SK, Buntaran akan segera lakukan konsolidasi internal. Terutama dengan sekretaris dan bendahara baru DPD PAN Loteng. Setelah itu dilanjutkan konsolidasi semua kader yang namanya tertera di SK DPD PAN Loteng.

Tidak itu saja, Buntaran juga segera konsolidasi dengan PAC di semua kecamatan. Termasuk akan membentuk pengurus sampai tingkat desa. 

“Partai ini menjadi rumah besar semua kader dan simpatisan. Konsolidasi akan terus kita lakukan guna membesarkan PAN di Lombok Tengah,” janjinya.

Ditanya target yang hendak dicapai saat menjadi Ketua DPD, Buntaran menyampaikan beberapa hal penting. Salah satunya menjadikan PAN empat besar di Lombok Tengah. 

Ia menarget semua dapil di Lombok Tengah terisi. Bahkan, khusus Dapil Pujut-Praya Timur, dirinya optimis bisa memiliki dua anggota DPRD. Ia juga menarget PAN Loteng memiliki dua wakil asal Loteng di DPRD NTB.

“Saya akan mundur sebagai ketua kalau tidak ada peningkatan suara PAN di DPRD Lombok Tengah. Target akan terwujud kalau semua kader dan simpatisan kerja keras sejak sekarang,” bebernya.

Buntaran berani memasang target tinggi karena ia melihat PAN memiliki program yang yang dibutuhkan dan diinginkan kader dan masyarakat. Selain itu, rekrutmen Calon Anggota legislatif akan dilakukan selektif.

“PAN memberlakukan fair play di internal. Tidak ada istilah saling salip atau saling ambil suara antar sesama caleg PAN. Kita akan berlakukan sistem saksi partai di semua dapil,” ucapnya.

Selain itu, Caleg terpilih memiliki kewajiban memberikan taliasih ke caleg lain yang belum beruntung. Termasuk memiliki kewajiban memberikan berbagai program selama lima tahun menjabat sebagai wakil rakyat. (aw)

Posting Komentar

0 Komentar