728x90

ad

Wabup Rumaksi Sebut NW Berkontribusi Besar Dibidang Pendidikan

H. Rumaksi SJ

SELONG
-- Organisasi Nahdlatul Wathan (NW)  tengah memperingati hari jadi yang ke 68. Acara tersebut digelar di Anjani, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.

Acra peringatan hari ulang tahun itu (Ultah) itu dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi SJ. Saat acara orang nomor dua di bumi Patuh Karya ini, pada saat sambutan dihinggapi rasa haru, sampai-sampai sempat meneteskan air mata.

Acara tersebut juga dilaksanakan secara daring yang diikuti oleh Pemprov NTB, Kabinda, Forkopimda Lotim, Rois 'am PBNW, jajaran organisasi sampai panglima barisan Hizbullah, Masyaikh Mahad, dan keluarga besar Maulana Syaikh.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi SJ mengakui jika rasa haru itu tumpah lantaran kenangan mendalam. Kenangan itu berupa hubungan baik dengan pendiri organisasi berlambang bulan bintang itu, yakni TGKH. Zainuddin Abdul Majid, yang merupakan pahlawan nasional saat ini.

Perasaan itu, ucapnya, selalu terbawa setiap kali dirinya menghadiri kegiatan yang diselenggarakan ormas tersebut.

"Pencapaiannya saya saat ini salah satunya adalah berkat sang Tuan Guru," ujar Wakil Bupati Lotim, H Rumakasi SJ, Senin (1/3).

Rumaksi menyebut, kontribusi NW dalam dunia pendidikan, khusunya di Lombok Timur sangat besar. Organisasi ini, telah membantu pemerintah meningkatkan akses dan pelayanan bagi masyaakat di bidang tersebut.

Dirinya meyakini, jika sebagian besar tokoh daerah ini mengamalkan ilmu yang diturunkan oleh ulama kharismatik itu. 

Ia mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Ma`had Darul Quran Anjani itu, menjadi langkah mewujudkan cita-cita sang pendiri.

Di lain sisi, Wabub juga mengapresiasi semangat jamaah NW dalam memperingati hari jadinya. Mengingat saat ini masih dalam kepungan covid-19. 

"Menerapkan protokol kesehatan dan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi," ucapnya.

Ia optimis dengan perkembangan ormas ini ke depan terlebih, pengurus besar saat ini merupakan golongan muda. Yang diyakininya memiliki pemikiran terbuka, tak terkekang pola pikir lama. 

"Kunci masa depan ormas itu tak terlepas dari kepatuhan terhadap pimpinan yang dilandasi persatuan dan kesatuan," terangnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar