Iklan

terkini

Pelebaran Jalan di Pringgasela Berpolemik, Ini Kata Sekda

Jejak Lombok
Sabtu, 09 Januari 2021, Sabtu, Januari 09, 2021 WIB Last Updated 2021-01-09T06:12:16Z

HM. Juaini Taofik

SELONG
-- Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik menanggapi polemik jalan poros Pringgasela menuju Pengadangan. 

Awal perencanaannya, jalan tersebut akan dibangun sebagai salah jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan di jalur utama saat HUT NW di Ponpes Syeikh Zainuddin di Anjani, Kecamatan Suralaga Lombok Timur. 

Bersamaan dengan itu, jelasnya, pemerintah menawarkan dua opsi pengerjaan poros jalan Prinnggasela - Pengadangan dan Pringgasela - Anjani. 

Namun, atas pertimbangan dan rasionalisasi, pemerintah menilai jalur Pringgasela - Anjani lebih efektif. Lantaran itu, proyek tersebut menjadi skala prioritas.

Lebih lanjut, Juaini Taofik menjelaskan, saat ini yang masih menjadi persoalan ada pada aspirasi masyarakat Pengadangan yang masih mempertanyakan kejelasan jalan menuju desanya. Sehingga untuk jalur tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun begitu, pengerjaan jalan tersebut akan menunggu.

"Kita ingin sebenarnya membangun harapan masyarakat. Bupati sering mengatakan akan bertahap dan berlanjut. Namun sulit menjelaskan secara paripurna pada masyarakat," sebutnya.

Juaini menegaskan, persoalan saat ini bukanlah pada pembangunan jalan, tapi ada pada opsi. Ia menyebut, pemerintah memilih opsi membangun jalur Pringgasela - Anjani.

Sementara, tahap pengukuran dan pembuatan rekening telah dilakukan sosialisasi dan perhitungan, sehingga perhitungannya masuk pada skala prioritas saat ini.

Namun, pemerintah mengapresiasi keantusiasan masyarakat pengadangan dalam membangun desa yang sangat tinggi. Namun keterbatasan anggaran dan kemampuan pemerintah belum mencukupi. Jika sudah pasti akan terealisasi.

"Kata kuncinya kemampuan. Inginnya kita semua jalan ini mulus tapi kan tergantung pada kemampuan," jelasnya.

Ia berharap masyarakat Desa Pengadangan untuk selalu bersabar. Semoga ditl tahun mendatang kemampuan daerah memadai sehingga program yang sempat tertunda dapat terlaksana sesuai dengan yang diinginkan masyarakat.

Sebelumnya, dalam persoalan tersebut, Kepala Dinas PUPR Lombok Timur melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Ahwan Fatwari mengatakan, untuk mengganti itu, pada tahun anggaran 2021 jalur tersebut akan difokuskan pada perbaikannya. Perbaikan yang dilakukan dengan menambal bagian yang berlubang, merekonstruksi serta memberikan lapis ulang kemudian pada pinggirnya akan dirabat beton.

"Lubang-lubang itu akan kita tambal baru dilapis ulang, kemudian kita perkeras. Artinya tetap akan ditangani," sebutnya. (hs)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pelebaran Jalan di Pringgasela Berpolemik, Ini Kata Sekda

Terkini

Iklan