Jejak Terkini

Kejar Pelaku Bom Ikan, Polairud Polres Sumbawa Amankan 3 Unit Kapal

DIAMANKAN: Inilah salah satu perahu yang diamankan Polairud Sumbawa saat mengejar pelaku illegal fishing.

SUMBAWA--Kejahatan illegal fishing dengan melakukan pengeboman masih saja terjadi di perairan laut NTB. Buktinya, Sat Polairud Polres Sumbawa kembali mengejar pelaku ilegal fishing di Pulau Tete Kecamatan Lape, Sumbawa.

Gerak cepat polisi yang hendak meringkus para pelaku rupanya tercium. 7 orang pelaku pengeboman ikan ini langsung kabur dan meninggalkan kapal.

Akibatnya pihak kepolisian blhanya berhasil mengamankanbBarang bukti berupa 3 unit kapal yang digunakan para para penjahat tersebut.

Kasat Polair Polres Sumbawa, AKP Aloisius Ignasius membeberkan, pengejaran para pelaku berlangsung ekitar pukul 14.50 Wita, Kami (10/9). Pihaknya menyaksikan para pelaku melakukan pengeboman dan disusul dengan suara bom yang cukup keras.

"Kami langsung mendekati kapal para pelaku. Mengetahui kedatangan kami para pelaku langsung mengayuh kapal menuju perbukitan dan melarikan diri," ucapnya, Jumat (11/9).

Pelaku disebutnya menggunakan 4 kapal. Namun 1 kapal karam dan pihaknya hanya mengamankan 3 kapal.

Kasubbag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi yang dikonfirmasi di lokasi berbeda mengungkapkan, bahwa Sat Polairud Polres Sumbawa akan mengejar para pelaku. Kejahatan semacam ini dipastikan tidak dibenarkan sama sekali.

"Ikan hasil pengeboman akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan uji laboratorium. Biasanya ikan yang dibom bagian organ dalamnya sudah pecah dan tidak utuh lagi," terangnya.

Penggunaan bom ikan, baik dalam jangka waktu yang tidak menentu maupun secara masif disebutnya berdampak buruk bagi ekosistem laut. yang paling merasakan dampak terutama terumbu karang dan berbagai jenis spesies laut lainnya.

Untuk kejahatan ini, pihak kepolisian dipastikan terus melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku. Langkah ini diambil agar memberikan efek jera dan tidak ada lagi aktivitas pengeboman. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar