Jejak Terkini

Limbah Pertanian Melimpah, Kementan Siap Ujicoba Pembuatan Pakan Ternak

DISKUSI: Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah dan Staf Ahli Kementan Prof Dr Imam Mujahid saat berdiskusi terkait potensi peternakan di NTB.
MATARAM--Persoalan peternakan di NTB masih menjadi masalah serius terutama pada persediaan pakan. Hanya saja, persoalan ini teratasi dengan sumber daya pakan dari limbah pertanian seperti jerami dan jagung yang jumlahnya melimpah.

Menyadari hal itu, pemerintah pusat membangun perusahaan pakan di NTB. Rencana tersebut disambut baik pihak Pemprov NTB.

Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah mengatakan, hal itu sejalan dengan apa yang saat ini diupayakan pihaknya. Yakni penyediaan pakan ternak yang berkualitas di NTB.

"Ide ini sangat bagus," ujarnya saat menerima silaturahmi Staf Ahli Kementerian Pertanian Prof. Dr. Imam Mujahidin, di Pendapa Gubernur NTB, Minggu (2/8).

Gubernur menyarankan agar nantinya dilakukan ujicoba di lima desa di NTB yang memiliki potensi sumberdaya pakan yang memadai. Kedepan lima desa ini akan menjadi contoh bagi desa desa yang lainnya.

"Alokasikan ke desa yang benar-benar memiliki potensi dan kelima desa ini akan menjadi contoh," ucap Gubernur yang juga didampingi oleh Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kadis Ketahanan Pangan, serta Kadis Pertanian dan Perkebunan.

Staf Ahli Kementerian Pertanian Prof. Dr. Imam Mujahidin, sebelumnya menyampaikan potensi yang dimiliki NTB sangat bagus. Dengan pembangunan peternakan yang terintegrasi dan sumber daya yang melimpah di NTB akan membuahkan hasil yang baik.

Ia memastikan bahwa kebersamaan dengan Pemprov NTB dalam pembangunan pertanian ini juga selalu dilakukan. Misalnya, permasalahan utama di perternakan soal pakan. Padahal di NTB sumbernya banyak sekali, seeprti jerami dan jagung.

"ini yang mau diintegrasikan dan kita mau melakukan ujicoba di beberapa titik di NTB," ujarnya.

Apabila sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dapat terjalin baik, lanjutnya, maka ikhtiar tersebut akan berjalan dengan baik pula.

"Kita berharap supaya ini bisa berintegrasi, bersinergi dengan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Apabila semua stakeholder bisa bekerjasama dengan pemerintah Insyaallah ini pasti dapat berjalan," tutupnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar