Baru Tiga Kabupaten Boleh Buka Sekolah

RAKOR: Jajaran BUMN dan OPD lingkup NTB memggelar rapat koordinasi dipimpin Sekda NTB, HL Gita Ariadi.


MATARAM--Terhirung sejak Maret 2020 lalu, semua aktivitas belajar di sekolah dihentikan di NTB. Penutupan aktivitas belajar ini disebabkan karena pandemi virus Corona.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H Aidy Furqan mengatakan, dari rilis yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, ada tiga kabupaten kota yang boleh melaksanakan aktivitas belajar tatap muka. Ketiga daerah itu yakni Kabupaten Lombok Tengah, Dompu dan Kabupaten Bima.

"Itu tiga daerah ynag noleh melaksanakan belajar tatap muka," ungkapnya, Rabu (12/8).

Lontaran ini disampaikan Aidy Furqan saat mengikuti rapat penerapan protokol kesehatan bersama jajaran BUMN dan BUMD. Rapat itu dipimpin Sekda NTB, HL Gita Ariadi.

Untuk kesiapan pembukaan sekolah ini, Kadis Dikbud menjelaskan, sekolah akan menerapkan tatap muka terbatas. Dimana  belajar ynagbditetapkan hanya   empat jam sehari.

Selain itu, aturan lain yang harus diindahkan pihak sekolah yakni jarak dalam kelas antar siswa satu setengah meter. Pihak sekolah juga diharuskan melakukan penyesuaian kurikulum masa pandemi.

Adapun sekolah SMA, SMK dan SLB, terangnya, belum akan dibuka. Sementara  sekolah yang berada di zona kuning hanya boleh melakukan simulasi. Sekolah-sekolah tersebut tidak diperkenankan melaksanakan belajar tatap muka.

"Sesuai SKB menteri, siswa harus punya tiga masker. Satu untuk diperjalanan, di sekolah dan dirumah. Kita tidak serta merta membuka sekolah. Kita harus mengukur kesiapan sekolah sampai fase transisi bulan September depan," tutupnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar