Jejak Terkini

Evaluasi Penanganan Corona, Hasil Swab Pasien Minta Dipercepat

EVALUASI: Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat memimpin rapat evaluasi penanganan virus Corona.
MATARAM--Rapat evaluasi penanganan virus corona rutin digelar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB. Kali ini rapat digelar di Kantor Perwakilan Bulog NTB, Selasa malam, (147).

Dalam rapat evaluasi tersebut, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta agar pasien yang memiliki gejala corona atau PDP dipercepat penetapan statusnya. Apakah mereka positif atau negatif.

"Kami minta supaya PDP, orang yang mengalami gejala langsung dicek TCM agar langsung diketahui hasilnya. Kita inginkan begitu masuk rumah sakit langsung diswab," terangnya.

Wakil Gubernur menjelaskan, ini penting dilakukan agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap rumah sakit. Terlebih hal ini bisa menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Selain itu, Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Rohmi ini mengatakan, komunikasi dengan keluarga pasien harus tetap dilakukan dengan intens. Tujuannya agar keluarga tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pihak rumah sakit.

"Komunikasi juga salah satu kunci, ini yang harus dilakukan, bagaimana melakukan komunikasi dengan lebih baik lagi," ucapnya.

Umi Rohmi juga mengingatkan agar orang yang masuk dalam kategori OTG untuk melakukan isolasi mandiri. Mengingat rumah sakit sudah penuh dan beban dari tenaga kesehatan semakin hari semakin bertambah.

"Untuk OTG-OTG harus belajar isolasi mandiri seperti yang dilakukan oleh daerah-daerah lain," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa isolasi mandiri di rumah justru lebih efektif karena akan mendapat perhatian lebih dari keluarga. Dengan begitu, tenaga kesehatan dapat terbantu agar lebih fokus pada pasien-pasien yang lebih parah.

Ia berharap agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sebagai salah satu langkah yang paling baik untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dalam kesempatan itu menyampaikan komitmennya membantu memutus mata rantai penyebaran virus ini.

"Pembatasan masyarakat melalui tindakan masif, berkesinambungan dan tegas dari tingkat desa dampai dengan kabupeten kota," ungkap Danrem.

Jendral bintang satu ini meminta kepada pihak Pemerintah Provinsi NTB sesegera mungkin membuat Perda bersama legislatif terkait penanganan pandemi corona ini. Terhadap saran ini, rupanya disambut baik kalangan wakil rakyat NTB di Jalan Udayana.

Dalam acara tersebut, turut hadir seluruh anggota Forkopimda Provinsi NTB dan para kepala OPD Lingkup Provinsi NTB.(jl)

Posting Komentar

0 Komentar